Rabu, 21 Oktober 2009

Mass Rapid Transit. Jakarta

Mass Rapid Transit adalah sistem transportasi massal Cepat.
Sistem ini diimplementasikan di beberapa negara dengan tujuan mengurangi kemacetan akibat penggunaan mobil Pribadi dan untuk mengurangi polusi dari kendaraan pribadi.
Sistem ini sekarang sedang direncanakan di Indonesia di beberapa kota seperti Semarang,Bandung,Surabaya,dan Jakarta.
Maklumlah Kota2 itu macet dan polusinya bikin pusingivanjaya.net
Rencana mengimplementasikan Mass Rapid Transit sudah dimulai sejak Sutiyoso menjadi Gubernur Jakarta,sistem Mass Rapid Transit yang dibangun yang direncanakan olehnya seperti Busway,Monorel(sistem transportasi kereta yang hanya memiliki satu rel dengan jalur yang tinggi),atau kereta KRL,Kereta Bawah tanah(subway),kereta Permukaan(surface),dan kereta layang(elevated).

Tapi rencana yang bisa dilakukan hanya Busway karena biaya lebih murah,sedangkan program yang lain dananya kurang.Kalau program Monorel sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2003 tapi tapi karena kesulitan finansial dan teknologi yang terus berganti akhirnya program ini tertunda.Gambar (di bawah ini adalah gambar Monorel Kuala Lumpur)
Monorel Jakarta
Awalnya Proyek ini diberika kepada MTrans,Perusahaan Malaysia yang melakukan Pembangun Monorel Kuala Lumpur.Pembangunan dilakukan Juni 2004 sayang tertunda padahal baru dikerjakan beberapa minggu.MoU(Nota Kesepahaman) MTrans dibatalkan, dengan projek diberikan kepada konsorsium utama Singapura Omnico , yang mengusulkan menggunakan teknologi oleh perusahaan Korea Selatan ROTEM.
Pada Juli 2005, projek ini berganti tangan lagi dengan MoU baru diberikan kepada sebuah konsorsium perusahaan Indonesia PT Bukaka Teknik Utama, PT INKA, dan Siemens Indonesia. Omnico menentang ini, dan jadwal akhir 2007 sepertinya tidak mungkin terjadi. Namun pada Oktober 2005 konstruksi terus berlangsung, dengan anggapan bahwa fondasi dasar "pile" dan pilar dapat digunakan oleh konsorsium dan teknologi yang memenangi tender.Tapi Pembangunan Monorel sudah mulai tertunda sejak tahun 2008,duh nasip proyek ini gak jelas payah!

ivanjaya.net

Rencana pengembangan

Projek ini direncakan 3 fase, dengan mengutamakan penumpang Bekasi/Cikarang dan Tangerang/Karawaci yang menuju Pusat CBD Jakarta (Penumpang Bogor dan Depok telah dilayani dengan KRL, namun akan memanfaatkan monorel ke Pusat CBD Jakarta):

  • Fase I: Koridor Jakarta (27km)
    • Stage I: Jalur hijau (14km)
    • Stage II: Jalur biru (13km)
  • Fase II: Jakarta ke Bekasi dan Cikarang (18-30km)
  • Fase III: Jakarta ke Tangerang dan Karawaci (16-25km)
Proyek MRT DKI Jakarta:Kota-Senayan-Lebak Bulus
Proyek MRT DKI Jakarta (Mass Rapid Transit) antara Kota ke Lebak Bulus akan dibangun dalam 3 jenis lintasan, Proyek MRT JAKARTA ini telah ditanda tangani di Jakarta 25 Maret 2009 dengan tahap petama 4 stasiun bawah-tanah dan 8 stasiun layang rencana pelaksanaan pembangunan kontruksi tahun 2009-2010.

Kota - Dukuh Atas (jarak sekitar 7 km, subway)

Akan dibangun Subway mengingat jalur ini lebih memungkinkan dengan subway dengan alasan tehnis benyak rintangan antara lain banyak sekali persimpangan, ada Monas (Bung Karno dulu pernah minta agar tidak ada lintasan kereta yang elevated melalui Monas, namun sudah terlanjur lintas tengah di Gambir ternyata elevated). ada Harmoni, dll. Dari Dukuh Atas ke Monas dapat dimanfatkan di bawah jalur hijau tengah Jl Thamrim, sedangkan di Monas juga akan memanfatkan jalur tengah jalan, kemudian dari Harmoni sampai Kota dapat memanfatkan di bawah Kali dan jalan (Hayam Wuruk/Gajah Mada). Salah satu method kalau di bawah suatu litasan jalan atau kali adalah yang disebut open cut-and-cover methods (digali terbuka kemudian ditutup), sedangkan untuk yang tidak memungkinkan secara ini dipakai deep bore tunneling methods (pengeboran terowongan bawah tanah).

Dukuh Atas - Senayan (jarak sekitar 3 km, surface)

Akan dibangun permukaan (surface) karena ada Banjir Kanal Barat dan Jembatan Semanggi, sehingga diperkirakan memanfaatkan jalur busway yang kini sudah ada dan memungkinkan secara surface.

Senayan - Lebak Bulus (jarak sekitar 11 km, elevated)

Akan dibangun layang (elevated) karena harus melalui medan yang banyak rintangan di atas permukaan, sedangkan kalau subway tidak diperlukan untuk menghindari biaya yang besar.

Depo di Lebak Bulus

Untuk fasilitas depo MRT akan dibangun di Lebak Bulus, di mana lahan masih tersedia luas dibandingkan lokasi lain, selain juga praktis kalau MRT mulai berjalan pagi hari dari Lebak Bulus tempat tinggal para penumpang.

MRT Jakarta siap dipergunakan tahung 2016,tapi entah apa proyeknya akan tertunda atau tidak beberapa alasan mengapa Busway kurang bisa mengatasi kemacetan karena Armada Busway kurang,jalan jadi tambah sempit ya seharusnya Pemda DKI meluaskan jalannya biar gak nambah macet!.Jam keberangkatan yang tak pasti jadi banyak orang berpikir mobil pribadi jauh lebih nyaman!
ivanjaya.net

Sekian Postingannya
ivanjaya.net